advertisement

BANTUAN TAHANAN POLITIK DI MYANMAR

Wednesday, February 10th, 2021 - TRENDING
advertisement

Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik mengatakan hampir 60 orang ditangkap di seluruh Myanmar pada hari Selasa. Tentara Myanmar mengambil alih kekuasaan dengan alasan tuduhan penipuan yang tidak berdasar dalam pemilihan 8 November yang dimenangkan oleh partai NLD Aung San Suu Kyi secara telak. Komisi pemilihan telah menolak keluhan tentara tersebut.

Pada Selasa malam, polisi menggerebek markas NLD di Yangon selama jam malam yang diberlakukan militer. Penggerebekan itu dilakukan oleh sekitar selusin polisi, yang memaksa masuk ke gedung di ibukota komersial setelah gelap, kata anggota parlemen terpilih. Partai Aung San Suu Kyi akan memulai masa jabatan kedua pada hari kudeta. Bersamaan dengan protes, gerakan pembangkangan sipil telah mempengaruhi rumah sakit, sekolah dan kantor pemerintah. Staf dari kementerian listrik dan tenaga di Naypyitaw termasuk di antara yang terbaru bergabung dengan gerakan pembangkangan sipil pada hari Rabu.

Tuntutan para pengunjuk rasa sekarang lebih dari sekadar membalikkan kudeta. Mereka juga mengupayakan penghapusan konstitusi 2008 yang disusun di bawah pengawasan militer yang memberikan hak veto kepada para jenderal di parlemen dan kendali beberapa kementerian, dan untuk sistem federal di Myanmar yang beragam etnis.

Aung San Suu Kyi memenangkan hadiah Nobel perdamaian pada tahun 1991 karena mengkampanyekan demokrasi dan menghabiskan hampir 15 tahun dalam tahanan rumah. Pria berusia 75 tahun itu menghadapi dakwaan mengimpor enam walkie-talkie secara ilegal dan ditahan hingga 15 Februari. Pengacaranya mengatakan dia tidak diizinkan untuk menemuinya. Aung San Suu Kyi tetap sangat populer di negaranya meskipun reputasi internasionalnya rusak atas penderitaan minoritas Muslim Rohingya.

advertisement
BANTUAN TAHANAN POLITIK DI MYANMAR | admin | 4.5