Aji Santoso Berkeinginan Warga Malang Raya Mematuhi Aturan PSBB

Juru latih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, minta masyarakat Malang Raya untuk menaati Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ketertiban itu dipraktikkan demi menyetop penyebaran virus Covid-19 di daerah Malang Raya.

“Saya berharap semua bisa disiplin dalam menjalankan PSBB ini. Ini adalah hal yang harus dilakukan jika ingin penyebaran virus Corona di Malang Raya berkurang atau bahkan berakhir,” kata Aji.

Pelatih asal Malang itu menyatakan dengan adanya PSBB yang bertumpu pada pembatasan mobilitas masyarakat, tidak sangat berdampak baginya dan keluarga. Pasalnya, sang nahkoda tidak sangat banyak bepergian keluar rumah pada keadaan saat ini.

“Saya selama ini jarang, bahkan hampir enggak pernah pergi kalau tidak untuk urusan yang sangat penting,” tutur Aji.

“Saya lebih banyak di rumah. Bahkan, ke rumah di Kepanjen pun saya enggak pernah,” imbuh pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Malang Raya mulai mempraktikkan PSBB pada Minggu (17/05/2020) pukul 00.01 WIB. Sesuai konsep, PSBB bakal berlangsung hingga Sabtu (30/05/2020) mendatang.

Sesuai peraturan yang ada, kalau memang masih belum memperlihatkan hasil sesuai sasaran, PSBB mampu ditambah masa berlakunya.

Sementara itu, meskipun saat ini mobilitas masyarakat Malang Raya wajib dibatasi secara tegas, arsitek berusia 50 tahun tersebut menyatakan masih mampu tetap jaga keadaannya.

Satu di antara legenda sepak bola Indonesia itu menyebutkan, masih tetap rutin berolahraga untuk jaga kesehatan dan kebugarannya.

“Saya masih berolahraga, termasuk bermain tenis. Kebetulan di depan rumah saya ada lapangan tenis. Jadi tidak perlu jauh-jauh untuk berolahraga,” imbuh Aji.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *