Pendapatan Tim Kurang, Tim Bhayangkara FC Terancam Tidak Berhasil Memperoleh THR

Tim Bhayangkara FC terancam tidak berhasil memperoleh tunjangan hari raya (THR) menyongsong lebaran. Pasalnya, keuangan tim besutan Paul Munster itu sedang menipis.

Chief Operating Officer (COO) The Guardians, Sumardji, menerangkan keadaan keuangan timnya yang masih tidak stabil mengingatkan ajang tengah vakum. Bhayangkara pula kurang pendapatan usai dana sponsor ikut berhenti.

Alhasil, tradisi pembagian THR dari manajemen The Guardians terhadap para punggawanya berpotensi putus tahun ini. Pada musim-musim sebelumnya, manajemen Bhayangkara FC rutin membagi dana itu kepada Awan Setho dan rekan-rekan.

“Haduh, saya bingung ini menjawabnya. Kami sudah tidak ada pemasukan. Sponsor pun sudah tidak memberikan dana,” ujar Sumardji.

Meskipun begitu, masih ada sedikit keinginan cairnya THR bagi The Guardians. Sumardji sedang mengusahakan supaya hak para amunisi mampu dipenuhi.

“Tapi, saya sedang pikirkan soal THR ini. Tahun lalu, memang para pemain mendapatkan THR,” ucap mantan manajer Timnas Indonesia itu.

Sementara itu, Persikabo tidak mengenal THR dalam masa kerja pilar. Abduh Lestaluhu dan rekan-rekan cuma memperoleh dana tali asih dari manajemen.

“Dalam kontrak kami dengan pemain, kewajiban membayar THR tidak ada. Tapi, pada musim-musim sebelumnya, ada uang tali asih dari manajemen Persikabo,” ujar Direktur Pengembangan Persikabo, Rhendie Arindra.

“Untuk musim ini, mengenai uang tali asih, mengingat situasinya seperti ini, kami juga belum memutuskan akan memberikan uang tali asih atau tidak,” jelas Rhendie.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *